Bantaeng (29/08). Bertempat di Ruang Rapat Paripurna Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantaeng, telah berlangsung
Penyerahan Rancangan Nota Kesepakatan KUA dan Rancangan Nota Kesepakatan
PPAS APBD Tahun Anggaran 2018 serta Rancangan Nota Kesepakatan KUA
Perubahan dan Rancangan Nota Kesepakatan PPAS Perubahan APBD Tahun
Anggaran 2017.Rancangan Nota Kesepakatan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Muhammad Yasin kepada Ketua DPRD Bantaeng, H. Sahabuddin, dan disaksikan oleh seluruh anggota Dewan dan Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Pada
acara tersebut, Wabup menyampaikan beberapa hal terkait substansi muatan
KUA dan PPAS dimaksud, antara lain dikatakan bahwa dalam KUA dan PPAS
APBD Tahun Anggaran 2018, pada tataran lokal daerah Kabupaten Bantaeng
sektor pertanian tetap menjadi primadona perekonomian untuk Tahun
Anggaran 2018. Perhatian besar terhadap sektor dimaksud tetap menjadi
arahan kebijakan di tahun 2018 yang akan datang, sehingga pertumbuhan
ekonomi tahun 2018 ditargetkan mencapai diatas 8,5%.
Selain itu
untuk tahun 2018 arah kebijakan pembangunan tertuju pada Optimalisasi
Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas dalam peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Maka dari itu diperlukan dukungan dalam upaya
peningkatan pendapatan masyarakat. Sehubungan dengan itu, pemerintah
daerah akan lebih berusaha menciptakan lapangan kerja melalui
pengembangan Ekonomi kerakyatan yang diharapkan dapat berdampak pada
berkurangnya angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan.
Di
sisi lain, secara umum perubahan asumsi kebijakan umum APBD Tahun 2017
tidak mengalami perubahan mendasar, disebabkan karena pencapaian kinerja
pembangunan ekonomi tahun 2016 rata-rata mencapai target termasuk
pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan mencapai diatas 9%, angka
pengangguran terbuka dibawah 3% dan angka kemiskinan yang masih dibawah
8%.Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa "Substansi KUA dan PPAS ini tentunya hanya merupakan rencana yang ingin kita capai. Sinergitas antar semua stakeholder yang ada di Bantaeng tetap menjadi kekuatan dan energi utama untuk mencapai sasaran yang diinginkan".









0 komentar:
Posting Komentar